Linux
atau GNU/Linux adalah sistem operasi bebas yang sangat populer. Istilah Linux
atau GNU/Linux (GNU) juga digunakan bagi merujuk kepada keseluruhan edaran
Linux (Linux distribution), yang selalunya disertakan program-program lain
selain Sistem Pengoperasian. Contoh-contoh program adalah seperti Server Web,
Bahasa Pengaturcaraan, Basis Data, Persekitaran Desktop (Desktop environment)
(seperti GNOME dan KDE), dan suite kantor (office suite) seperti
OpenOffice.org. Edaran-edaran Linux telah mengalami pertumbuhan yang pesat dari
segi kepopuleran, sehingga lebih populer dari versi UNIX yang propritari
(proprietary) dan mula menandingi dominasi Microsoft Windows dalam beberapa
kasus.
Linux
menyokong banyak Perkakasan Komputer, dan telah diguna di dalam berbagai
peralatan dari Komputer pribadi sampai Superkomputer dan Sistem Benam (Embedded
System) (seperti Telefon Mudahalih dan Perekam Video pribadi Tivo).
Pada
mulanya, ia dibuat dan digunakan oleh peminatnya saja. Kini Linux telah
mendapat sokongan dari perusahaan besar seperti IBM, dan Hewlett-Packarddan
perusahaan besar lain. Para penganalisa menujukan kejayaannya ini disebabkan
karena Linus tidak bergantung kepada vendor (vendor-independence), biaya perkakasan
yang rendah, dan kepantasannya berbanding versi UNIX proprietari, serta faktor
keselamatan dan kestabilannya berbanding dengan Microsoft Windows. Ciri-ciri
ini juga menjadi bukti atas keunggulan model pembangunan sumber terbuka.
Sejarah
Linux diawali dari pengembangan sistem yang bernama UNIX oleh Ken Thompson dan
Dennis Ritchie (Biografi ada di ilmukomputer.com) yang berasal dari AT&T
Bell labs, pada tahun 1968. Karena tujuan UNIX adalah sistem operasi yang multi
user dan multi tasking, maka UNIX ditulis ulang dengan menggunakan bahasa C
(sebelumnya menggunakan bahasa B). Hal ini memungkinkan untuk didevelop ke
berbagai platform hardware tanpa perlu harus menuliskan kode yang spesifik.
Sehingga develop itu masih terus bertahan sampai saat ini.
Bell
melisensikan sistem operasi ini kebeberapa institusi, salah satunya ke
departemen Ilmu Komputer Universitas Berkeley California, yang akhirnya
menghasilkan beberapa cloning UNIX dengan kode BSD (Berkeley Software
Distribution) Professor Andrew Tanenbaum telah mengembangan sistem operasi Unix
yang dapat berjalan pada personal computer yaitu MINIX (Mini UNIX). Namun
sistem ini tidak memiliki seluruh fungsi UNIX yang diinginkan mahasiswa saat
itu, terutama untuk mahasiswa bernama Linus Trovalds.
Linux
muncul pada tahun 1991 yang dikembangkan oleh mahasiswa yang bernama Linus
Trovalds dengan tujuan membuat sistem operasi gratis dengan kemapuan seperti
UNIX tetapi kompatibel dengan PC. September 1991, Linux diluncurkan pertama
kali dengan panjang source code 10.239 lines versi 0.01. Perkembangan
berikutnya adalah versi 0.95 yang dianggap rilis paling penting, karena mampu
menjalankan X Windows System. Pada tanggal 9 Mei 1996, TUX diresmikan sebagai
maskot Linux yang dibuat oleh Larry Ewing sesuai dengan pernyataan “Linus likes
penguins”. Nama TUX
sendiri
diambil dari Trovalds Unix untuk menghormati Linus Trovalds sebagai pengembang
Linux.
Pada
awalnya Linux diluncurkan dibawah lisensi yang melarang komersialitas. Tetapi
pada perkembangannya, Linus Trovalds mengubah lisensinya menjadi GNU General
Public License. Lisensi mengijinkan distribusi atau bahkan penjualan versi
Linux yang sudah dimodifikasi tetapi dengan catatan bahwa semua distribusi
tersebut harus dibawah lisensi GNU GPL dan harus dengan source code programnya.
Walaupun kernel Linux dilisensikan di bawah GNU General Public License, ia
bukannya sebesar dari projek GNU.


Post a Comment