Sejak Februari 2012, Google Adsense sudah
memasukkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa yang didukung Adsense. Artinya, blog
berbahasa Indonesia dapat memasang Adsense tanpa rasa takut melanggar TOS
(terms of services).
Banyak sebab mengapa Adsense kita kena
banned. Mayoritas karena melanggar TOS (term of service) berat atau ringan.
Namun, kalau masih suka menjadi publisher Adsense dan ingin daftar lagi, ikuti
trik berikut:
1. Gunakan nama dan email lain untuk
mendaftar. Idealnya, nama istri, anak atau saudara. Karena nama publisher yang
akun-nya sudah di banned tidak bisa mendaftar lagi menurut aturan yang resmi.
Bisa saja ada yang bisa lolos, tapi kemungkinan kecil.
2. Gunakan blog/situs yang (a) sudah cukup
lama; (b) banyak artikelnya; (c) mengandung bahasa pengantar yang disupport
Adsense.
3. Gunakan alamat yang agak berbeda.
4. Gunakan IP internet yang berbeda.
5. Kalau memakai komputer yang sama,
bersihkan cache browser anda agar tidak ada arsip bekas banned yang terdeteksi.


+ komentar + 2 komentar
Untuk agan-agan yang ingin mendapatkan penghasilan dari blog yang cukup lumayan, mungkin bisa mencoba AdOptimal.
saya sendiri sudah membuktikan, bahkan penghasilan dari AdsOptimal, dapat melebihi Google AdSense.
Ingin mengetahui lebih lanjut, dapat membacanya disini:
http://www.e-jurnal.com/2015/05/punya-blog-dapatkan-dollar-dari.html
postingnya bagus. sedikit mau tanya yang dimaksud "bahasa pengantar yang disupport Adsense" itu bagaimana?
Post a Comment