M. Jaya Akhlis
Jevanda Arif Pradana
Ah Arif Mustika Aji
Evolusi Model Proses Perangkat Lunak
Seiring dengan berjalannya waktu, perangkat lunak pun berkembang kearah yang lebih kompleks. Sehingga dalam pembuatan perangkat lunak diperlukan model proses yang fleksibel, agar perangkat lunak dapat berkembang sesuai dengan keadaan.
Ah Arif Mustika Aji
Evolusi Model Proses Perangkat Lunak
Seiring dengan berjalannya waktu, perangkat lunak pun berkembang kearah yang lebih kompleks. Sehingga dalam pembuatan perangkat lunak diperlukan model proses yang fleksibel, agar perangkat lunak dapat berkembang sesuai dengan keadaan.
Waterfall Model dan Prototype model tidak dirancang untuk
memberikan system produksi dan tidak mempertimbangkan evolusi dari rekayasa
perangkat lunak tersebut. Oleh karena itu, engineer harus mengembangkan model
proses untuk mengembangkan versi dari perangkat lunak yang ada.
Model incremental
Model ini merupakan gabungan dari waterfall model dan prototype
model. Model proses ini dapat digambarkan sebagai berikut,
Dari gambar dapat
diartikan bahwa model inkremental berlaku urutan linear secara bergiliran sesuai
dengan urutan waktu. Setiap urutan linier menghasilkan deliverable “kenaikan”
perangkat lunak.
Model Spiral
Model spiral memiliki sifat interatif yaitu sifat yang
ditandai dengan kemungkinan suatu perangkat lunak dikembangkan versinya
secara bertahap untuk menghasilkan perangkat lunak yang lengkap dan terkontrol.
Tahapan-tahapan model spiral:
Komunikasi pelanggan, komunikasi dilakukan untuk mengetahui
keinginan si pelanggan
Perencanaan, pada tahap ini dilakukan pendefinisian sumber
daya, waktu yang dibutuhkan, dan informasi lainnya terkait dengan pembuatan
perangkat lunak.
Analisi Risiko, menganalisis risiko manajemen dan risiko
teknis saat pembuatan perangkat lunak.
Perekayasaan (Engineering), membangun satu atau lebih
representasi dari aplikasi.
Konstruksi dan Peluncuran, pada proses ini peerangkat lunak
diuji dan akan memberikan pelayanan pada pelanggan.
Evaluasi pelanggan, pelanggan akan memberikan pendapat
tentang perangkat lunak yang telah dibuat. Apakah perangkat lunak akan
dikembangkan kembali atau tidak.
“WINWIN” Spiral Model
Dalam hal ini win win merupakan situasi kemenangan antara
tim pengembang dan pelanggan. Yang membedakan antara win win spiral model dan
spiral model adalah setelah selesai mendapatkan feed back dari pelanggan, tim
pengembang perangkat lunak dan pelanggan akan kembali melakukan negosiasi untuk
perkembangan perangkat lunak tersebut.
Tahapan-tahapan WINWIN Spiral model:
Identifikasi kunci sistem atau subsistem dari yang
berkepentinagn
Penentuan kondisi kemenangan dari yang berkepentingan
Negosiasi kondisi menang yang berkepentingan agar terjadi
kedamaian.
The Concurrent
Development Model(concurrent engineering)





Post a Comment